Merawat Anak Anda Setelah Transplantasi Hati


Tujuan berdasarkan transplantasi hati merupakan buat memungkinkan anak Anda memiliki hati yg sehat & berfungsi baik untuk menjalani kehidupan yg aktif. Beberapa bulan pertama sehabis transplantasi adalah tantangan dan memerlukan dukungan penuh dari Anda. Untuk membantu Anda memberikan anak Anda perawatan yang terbaik, kami akan membantu Anda tahu lebih banyak mengenai komplikasi dan cara buat mendukung anak Anda.

Sebelum kita menyelidiki lebih pada mengenai komplikasi transplantasi hati, Anda wajib  tahu bahwa tingkat kelangsungan hidup selesainya transplantasi hati buat anak-anak sangat tinggi. Tetapi ini nir berarti tidak adanya risiko. Masih ada risiko mini   infeksi dan penolakan terhadap hati yang baru, yang dapat menyebabkan transplantasi hati kedua. Dengan perawatan yg sempurna, Anda dapat membantu anak Anda buat mengelola risiko mereka.

Untuk memastikan pemulihan yang sukses, berikut merupakan 3 hal utama yang penting & wajib  Anda ingat:

- Menjaga pola hidup sehat
- Minum obat imunosupresan misalnya yang dianjurkan tanpa terlewat takaran apapun dan mengunjungi dokter secara teratur buat pemantauan dan tes darah
- Mencegah infeksi dengan membiasakan kebersihan.

Mendukung anak Anda buat memiliki pola makan yg sehat dan bergerak aktif
Sekarang anak Anda sudah mempunyai hati yg sehat, dan penting buat menjaganya agar tetap sehat. Ini berarti Anda wajib  mendorong anak Anda buat makan makanan bergizi dan berolahraga. -Mungkin Anda akan terpesona buat membeli cheeseburger atau ayam goreng tetapi Anda harus berpikir tentang hati anak Anda. Ketika terdapat lebih banyak lemak dalam darah, hati wajib  bekerja 2 kali lebih keras buat menyaring darah. Berikan anak Anda lebih poly buah & sayuran. Ini akan memberikan jumlah tenaga yang sama bahkan mengandung lebih poly nutrisi krusial. Anak Anda jua lebih berisiko terhadap kolesterol tinggi. Alasannya adalah karena mungkin galat satu efek samping dari obat yang mereka gunakan.

Olahraga teratur juga penting. Meskipun anak Anda akan butuh lebih poly istirahat sempurna setelah transplantasi hati, Anda harus merencanakan lebih poly aktivitas di luar ruangan untuk mendorong anak Anda agar berkiprah aktif. Beberapa obat yang dipakai anak Anda bisa mengakibatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Olahraga teratur akan membantu mengurangi risiko ini. Bicarakan dengan dokter Anda buat mengetahui kapan anak Anda siap buat latihan fisik.

Mencegah penolakan hati dengan rutin mengunjungi dokter & teratur menggunakan obat
Masih terdapat risiko tubuh anak Anda mungkin menolak hati baru. Risikonya lebih tinggi pada 6-12 bulan pertama. Risiko secara drastis berkurang selesainya satu tahun. Tetapi, anak Anda mungkin perlu buat memakai obat imunosupresan seperti yang dianjurkan buat jangka ketika yang usang.

Anda dapat mendukung anak Anda menggunakan memastikan bahwa anak Anda memakai obat secara teratur. Setiap takaran yang terlewat dapat mengakibatkan hati menjadi lebih berisiko terhadap penolakan. Juga krusial buat membawa anak Anda ke setiap kunjungan dokter yg sudah dijadwalkan. Biasanya, dokter akan lebih seringkali mempelajari anak Anda dalam 6 bulan pertama buat memantau hati. Dokter mungkin memerlukan beberapa uji laboratorium dan tes darah buat memastikan kesehatan anak Anda.

Kebersihan eksklusif adalah hal penting buat mencegah infeksi
Infeksi selalu menjadi kekhawatiran bagi pasien pasca transplantasi hati. Alasannya adalah lantaran mereka menggunakan obat penekan imun buat mencegah tubuh berdasarkan menolak hati yang baru tetapi disaat bersamaan obat juga menekan sistem kekebalan tubuh. Infeksi bakteri biasanya tidak menjadi kekhawatiran apabila dibandingkan menggunakan infeksi virus. Infeksi yg paling generik adalah flu (influenza), cacar air (varicella), virus Epstein-Barr (EBV) & sitomegalovirus (CMV). Anda harus memberi tahu dokter apabila anak Anda mengalami pertanda-indikasi dan gejala berikut:

- Demam
- Ruam
- Muntah
- Diare

Disarankan bahwa seluruh pasien transplantasi wajib  mendapatkan vaksin flu setiap tahun. Juga pastikan anak Anda up to date menggunakan semua vaksinasi yang dianjurkan.

Anda juga wajib  tahu cara yg tepat buat mengajari anak Anda tentang kebersihan eksklusif. Berikut adalah beberapa tips buat kebersihan yang baik:

- Setelah operasi, bantulah anak Anda buat membersihkan menggunakan lembut disekitar bagian yg luka.
- Beberapa anak mungkin memiliki beberapa drainase empedu di hati. Ini bersifat sementara dan dokter akan memantau dengan ketat. Penting buat menjaga bagian tadi agar permanen kemarau.
- Ajari anak Anda untuk mencuci tangan mereka setelah memakai toilet & sebelum makan.
- Pada tiga-6 bulan pertama, hindari pergi ke kolam renang, terutama yang terbuka untuk umum.
- Kebersihan gigi sehabis transplantasi sangat krusial. Menyikat minimal dua kali sehari dan kunjungan ke dokter gigi secara teratur direkomendasikan.
- Hindari tempat ramai dalam beberapa bulan pertama seperti bioskop, kafe, bus dan pasar swalayan.
- Gunakan pembersih tangan waktu Anda pulang keluar atau wisata. Kadang-kadang, sabun nir selalu tersedia.

Melindungi kulit menurut kanker
Risiko kanker kulit untuk orang yang telah memiliki transplantasi jauh lebih tinggi daripada yang lainnya. Risikonya mencapai 25 kali lebih tinggi menurut orang yang nir pernah transplantasi. Untuk alasan ini, maka sangat penting bagi Anda buat menerapkan tabir mentari  dengan tingkat SPF tinggi (Sun Protection Factor). Hindari pulang ke luar buat jangka waktu lama   di tengah hari ketika cuaca panas. Anda bisa memakaikan topi atau baju lengan panjang & celana berbahan ringan kepada anak Anda buat menghindari gambaran sinar surya langsung. Juga jangan lupa bahwa anak Anda masih membutuhkan tabir matahari bahkan ketika cuaca berawan. Risiko kanker kulit masih tetap tinggi. Ketika Anda menerapkan tabir mentari , jangan lupa daerah yg paling krusial misalnya ujung indera pendengaran, belakang leher, bahu & hidung.

Periode selesainya transplantasi hati sangat sulit bagi setiap anak, namun anak Anda akan dapat pulih lebih cepat menggunakan bantuan Anda & perawatan. Jangan lupa buat mengikuti semua anjuran dan perintah dokter.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Merawat Anak Anda Setelah Transplantasi Hati"

Post a Comment