Mulai Usia Berapa Kita Perlu Melakukan Skrining Kanker?


Skrining kanker umumnya dilakukan buat menemukan cikal bakal kanker yang tidak menerangkan tanda-tanda-tanda-tanda eksklusif. Selain itu, skrining juga dilakukan buat mendeteksi dini kanker sebelum menyebar terlalu luas & sulit disembuhkan.

Di usia berapa sebaiknya mulai skrining kanker?
Beda jenis kanker, beda jua ketika skriningnya. Berikut ini usia yang tepat buat skrining kanker sinkron menggunakan jenis kankernya.

Kanker payudara
Kanker payudara termasuk salah  satu penyakit yg perlu diwaspadai oleh para perempuan  . Oleh karenanya, Anda perlu memberikan perhatian lebih pada kesehatan payudara Anda. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kanker payudara atau kanker lainnya, sebaiknya lakukan skrining kanker payudara secara rutin.

Meski tidak ada patokan yang niscaya kapan Anda wajib  mulai skrining, umumnya dokter meminta Anda melakukannya pada sekitar usia 40 tahun. Di usia ini, Anda mulai mampu melakukan skrining menggunakan mamografi.

Wanita berusia 45-54 tahun perlu mammogram setiap tahunnya. Sementara wanita berusia 55 tahun ke atas perlu melakukan mammogram setiap dua tahun sekali. Skrining ini perlu tetap dilakukan meskipun Anda merasa sehat karena tidak semua kanker menerangkan indikasi-pertanda.

Kanker prostat
Memasuki usia 50 tahun Anda perlu mulai memikirkan buat melakukan skrining kanker prostat. Apalagi apabila Anda mempunyai riwayat famili menggunakan kanker ini yg satu ini, maka usahakan skrining mulai dilakukan pada usia 45 tahun.

Meskipun Anda merasa sehat-sehat saja, jika terdapat keluarga yang mengidap kanker prostat, Anda pula berisiko. Usahakan buat berkonsultasi dengan dokter sebelum tetapkan untuk melakukan skrining.

Kanker serviks
Kanker serviks tak jarang disebut menjadi pembunuh diam-diam para perempuan  . Oleh karena itu sangat krusial buat Anda melakukan skrining penyakit yg satu ini. Skrining buat kanker serviks perlu dimulai semenjak Anda berusia 21 tahun. Berikut rinciannya:

- Wanita berusia 21-29 tahun perlu menjalani tes pap smear setiap tiga tahun sekali. Jika hasilnya abnormal, maka diharapkan tes lanjutan yaitu HPV.
- Wanita berusia 30-65 tahun perlu menjalani pap smear & tes HPV yang dilakukan setiap 5 tahun sekali.
-Wanita berusia 65 tahun ke atas yg sudah menjalani tes pap secara berturut-turut selama 10 tahun terakhir dengan output normal mampu berhenti melakukan tes.

Sementara itu, wanita yang sudah melakukan vaksin HPV jua permanen perlu melakukan pemeriksaan. Sementara sebagian wanita dengan riwayat kesehatan seperti infeksi HIV & pernah transplantasi organ perlu mengonsultasikan terlebih dahulu tentang waktu yg sempurna buat melakukan skrining kanker serviks.

Kanker kolorektal
Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang tumbuh dalam usus akbar (kolon) atau pada bagian paling bawah usus akbar yang terhubung ke anus (rektum). American Cancer Society menyarankan buat memulai pemeriksaan rutin semenjak usia 45 tahun.

Jika Anda berisiko tinggi mempunyai kanker kolorektal misalnya mempunyai riwayat famili dengan kanker, merokok, dan memiliki penyakit radang usus (IBD), jangan sampai Anda melewatkan skrining.

Biasanya pemeriksaan dilakukan menggunakan melakukan tes feses atau dengan pemeriksaan visual dengan melihat kondisi kolon dan juga rektum. Anda mampu mendiskusikannya menggunakan dokter terkait mengenai jenis tes apa yg cocok buat Anda.

Kanker paru-paru
The American Cancer Society menganjurkan skrining kanker tahunan menggunakan CT scan dosis rendah (low-dose CT scan) untuk orang-orang yang berisiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Rekomendasi ini terutama bagi mereka yang berusia 55-74 tahun, masih menjadi perokok aktif atau mantan perokok dan telah berhenti pada 15 tahun terakhir.

Sebelumnya, konsultasikan terlebih dahulu dalam dokter tentang kondisi tubuh Anda secara keseluruhan. Jangan sungkan untuk menanyakan tahapan inspeksi & pula biaya  tes agar Anda sanggup mempersiapkannya secara matang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mulai Usia Berapa Kita Perlu Melakukan Skrining Kanker?"

Post a Comment